Berita

Universitas Batam Sebagai Tuan Rumah Launching Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)

Batam — Universitas Batam (UNIBA) menjadi tuan rumah peresmian Pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang dilaksanakan secara nasional bersama Universitas Andalas, Universitas Riau, dan Universitas Sriwijaya, pada Senin (10/2/2026), bertempat di Gedung Graha Bintang Universitas Batam. Momentum ini menandai komitmen bersama perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan dokter spesialis serta memperkuat penyelenggaraan pendidikan kedokteran di tingkat regional.

Dalam kesempatan tersebut, Universitas Batam secara resmi meresmikan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis sebagai tonggak penting dalam memperkuat peran strategisnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya dokter spesialis, khususnya di wilayah Sumatera dan Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui Fakultas Kedokteran, Universitas Batam membuka empat Program Studi Dokter Spesialis, yakni Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Sp.KKLP), Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG), Spesialis Bedah (Sp.B), serta Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (Sp.An). Pembukaan program studi ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan lanjutan bagi dokter umum sekaligus mendukung pemerataan tenaga dokter spesialis di berbagai daerah.

Rangkaian acara peresmian diawali dengan laporan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Batam, dr. Fachrul Jamal, Sp.An., KIC yang menyampaikan bahwa momentum ini juga menjadi bagian dari kolaborasi nasional empat perguruan tinggi, yakni Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Riau, dan Universitas Batam. Ia menegaskan bahwa pembukaan PPDS UNIBA merupakan langkah konkret yang selaras dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di Kota Batam. UNIBA, lanjutnya, berkomitmen menjaga standar akademik nasional serta menghasilkan dokter spesialis yang profesional, berintegritas, memiliki empati, dan berorientasi pada pengabdian masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas Batam, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., ASEAN Eng. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada universitas pembina, yakni Universitas Padjadjaran, Universitas Andalas, dan Universitas Syiah Kuala, serta dukungan berkelanjutan dari LLDIKTI Wilayah XVII. Ia menyoroti masih adanya ketimpangan distribusi dokter spesialis yang terpusat di Pulau Jawa, sehingga kehadiran PPDS UNIBA diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dokter spesialis di wilayah Kepulauan Riau, khususnya pada bidang bedah, obstetri dan ginekologi, anestesi, THT, kesehatan anak, serta kedokteran keluarga layanan primer.

Perwakilan LLDIKTI Wilayah XVII dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Batam atas keberhasilannya membuka empat program studi dokter spesialis. Ia menyebutkan bahwa Program Studi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter UNIBA telah terakreditasi unggul, didukung kesiapan institusi, kurikulum berbasis kompetensi, sarana dan prasarana memadai, serta rumah sakit pendidikan sendiri. Di tengah kondisi Indonesia yang masih kekurangan dokter spesialis dan ketimpangan distribusi tenaga medis, khususnya di wilayah kepulauan, kehadiran PPDS UNIBA dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan nasional.

Sementara itu, perwakilan Wali Kota Batam menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi di Batam memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan pendidikan di daerah. Ia berharap dengan hadirnya PPDS di Universitas Batam, lulusan pendidikan kedokteran dapat melanjutkan pendidikan secara linier hingga jenjang dokter spesialis serta berkontribusi langsung dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Batam.

Pada rangkaian acara yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Batam dan Pemerintah Kota Batam. MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Batam dan Wali Kota Batam, sementara PKS ditandatangani oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Batam dan Dinas Kesehatan Kota Batam. Kerja sama ini menjadi wujud sinergi strategis dalam pengembangan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pembangunan sumber daya manusia di Kota Batam.